Perbedaan Shock Breaker USD(Upside Down) dan Teleskopik

Modifikasi.co.id – Dipostingan sebelumnya sebenarnya sudah saya singgung juga shock breaker Teleskopik vs Upside Down. Jika di postingan sebelumnya hanya membahas mengenai kelebihan dan kekurangan tapi di postingan ini kurang lebih kita akan melihat perbedaan yang mendasar yuk mari lihat pembahasan lebih lengkapnya dibawah ini.

Sebenarnya saya sendiri masih awam dengan shock breaker yang satu ini (USD) karena masih jarang kita temui di jalan raya motor motor yang menggunakan USD walaupun kadang kadang masih ada satu dua motor yang kita temui di jalan raya. Seiring dengan berjalanya waktu sekarang ini sudah mulai banyak motor motor terutama motor moge yang menerapkan suspension bagian depanya di bekali dengan Jenis Upside Down (USD). Perbedaan yang paling mencocok pada shock breaker jenis USD dengan teleskopik adalah pada posisi inner tube yang lebih kecil berada dibagian bawah. sedangkan untuk posisi outer tube (tabung yang lebih besar ) berada dibagian atas , kurang lebih penampakan dari shock breaker jenis USD (upside down) seperti gambar vixion modifikasi dibawah ini :

Shock Upside Down

Sebenarnya suspension USD ini banyak sekali di terapkan pada motor motor besar (moge ) yang memiliki kapasitas mesin besar ,gambar diatas adalah modifikasi vixion yang menggunakan suspension bagian depan menggunakan USD. Dibawah ini ada beberapa alaslan mengapa Upside down lebih baik di bandingkan teleskopik dan bagaimana cara bekerja shock upside down ini .

  1. Bahan Shock Breaker
    Bahan yang digunakan pada suspension jenis USD (upside down) ini yaitu dasarnya menggunakan magnesium dan alumunium dimana bahan bahan ini merupakan bahan berkualitas tinggi dan harganya tidak murah, seperti yang kita ketahui bahwa harga shock USD ini hampir rata rata memiliki harga yang mahal mungkin karena bahannya terbuat dari magnesium dan juga alumunium. Selain harga mahal , suspension ini juga yang banyak dipasang di motor motor jenis moge. Jadi wajar ya motor moge memiliki harga yang mahal 😀
  2. Cara Kerja yang lebih baik
    Menurut dari berbagai sumber situs otomotif yang saya baca , bahwa shock jenis USD memiliki peredaman dan kekakuan yang lebih baik (stabil). Kekakuan disini maksudnya bukan berarti terlalu keras, tapi bagian atas yang terlihat lebih tebal dan juga lebih kuat, maka bagian atas akan meredam lebih banyak getaran dibandingkan dengan suspension biasa (teleskopik). Jika pada suspension teleskopik seperti yang kita lihat bahwa pada bagian tangan akan terasa banyak sekali getaran karena bagian yang lebih besar berada dibagian bawah. Getaran pada bagian bawah akan mendorong keatas dengan frekuensi yang lebih besar. Nah disinilah alasan mengapa banyak motor moge moge tertentu yang menerapkan jenis suspension USD ke dalam motornya.

Berikut ini kelebihan Shock Breaker USD (upside down) dibandingkan teleskopik:

  1. Memiliki kestabilan yang bagus
    Dengan menggunakan shock bagian depan jenis USD (upside down) memiliki redaman yang lebih mantab. Saat shock ini digunakan untuk berakselerasi dan cornering lebih stabil dibanding shock breaker yang biasa (teleskopik) karena itu banyak yang menggunakan suspension ini untuk ajang balap motor resmi baik sekala nasional atau internasional.
  2. Tidak semua motor cocok menggunakan suspension USD.
    Dari beberapa sumber yang saya baca bahwa motor touring atau motor harian tidak lah cocok menggunakan suspension jenis ini kenapa…? karena bagian bawah yang lebih kecil akan mudah patah. Motor touring dan juga harian yang umumnya ditujukan untuk pemakaian jarak jauh dan medan yang bervariasi (kadang rata, kadang banyak lubang) serta bobot motor yang cenderung lebih berat maka tipe motor tersebut tidak cocok menggunakan suspension USD dikarenakan akan mudah patah.
  3. Untuk Motor Cross kenapa ada yang menggunakan USD
    Seperti pada motor yamaha YZ450F ini di bekali dengan suspension bagian depan dengan USD, meskipun medan yang ditempuh cukup berat maksundya jalanan yang tidak rata,tetapi diimbangi dengan bobot motor yang cukup ringan dan jarak tempuh motor yang tidak terlalu berat (menengah) maka tidak terlalu masalah.
  4. Untuk shock jenis teleskopik biasanya kurang stabil saat digunakan pada akselerasi tinggi, karena goyang , tapi jika USD sangat cocok karena lebih stabil
  5. Shock jenis Teleskopik memiliki tampilan yang biasa sedangkan USD memiliki tampilan yang lebih elegant dan ukuran yang lebih besar
  6. Harga shock jenis suspension jenis USD lebih mahal dibandingkan dengan teleskopik, walaupun mahal tapi setara dengan kualitas yang didapatkan.

Bagaimana dengan pendapat anda..? monggo coret coret dikotak komentar dibawah ini.

Demikian informasi yang membahas mengenai Perbedaan Shock Breaker USD(Upside Down) dan Teleskopik,semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di www.modifikasi.co.id jangan lupa untuk like share dan cooment.

Perbedaan Shock Breaker USD(Upside Down) dan Teleskopik | sutopo | 4.5

Leave a Reply